Mengenal Profil Bambang Pamungkas, Legenda Hidup Macan Kemayoran

Profil Bambang Pamungkas

Sebelum kalian membaca artikel dengan berjudul Mengenal Profil Bambang Pamungkas, Legenda Hidup Macan Kemayoran, kami ada info buat kalian yang gemar bermain Sakong Online Terbaik bisa berkunjung dan bermain ke Agen Sakong Terbaik dijamin seru banget apalagi bermain bersama teman.

Bambang Pamungkas, atau yang lebih dikenal dengan Bepe bisa dikatakan sebagai Legenda Hidup Persija Jakarta. Bepe lahir di Getas, Semarang pada 10 Juni 1980 dari pasangan H. Misranto dan Hj. Suriptinah. Bepe merupakan anak ke enam dari tujuh bersaudara. Berikut adalah profil Bambang Pamungkas, sang Legenda macan Kemayoran.

Awal Karir di Persija Jakarta

Bepe mengawali musim pertamanya di Persija pada tahun 1999 setelah sebelumnya tercatat sebagai pemain diklat Salatiga sejak 1996. Di musim pertamanya tahun 1999, Bepe sudah sudah menunjukkan kelasnya mencetak 24 gol untuk Persija selama 1 musim.

Berkat penampilan gemilangnya tersebut, di akhir musim Bepe mendapat tawaran untuk bermain Di EHC Norad, Belanda. Namun karena kendala cuaca dan masalah keluarga, ia hanya bertahan setengah musim. Padahal, Bepe berhasil mencetak 11 gol saat itu.

READ  Yuk Simak Profil Alvaro Morata Seorang Striker Unggul

Sekembalinya ke Persija pada tahun 2001 Bepe berhasil memberikan gelar juara pada tim Ibukota tersebut. Hal itu membuat namanya makin melambung, alhasil pada tahun 2005, ia dilirik oleh klub asal Malaysia, Selangor FC. Bepe pun akhirnya meninggalkan Jakarta dan bergabung dengan Selangor FC selama 2 tahun.

Karena kecintaannya pada Persija, pada tahun 2007 Bepe pun kembali ke Jakarta dan bergabung dengan tim kebanggan Jakmania tersebut. Di tahun 2010, pemain bernomor punggung 20 ini kembali mencoba untuk berkarir di luar negri, kali ini di Selandia Baru. 

Saat itu ia menjalani trial dengan klub Wellington Phoenix FC. Namun karena beberapa faktor, pada akhirnya tidak mencapai kesepakatan. Tahun 2013, Bepe kembali meninggalkan kota Jakarta. Kali ini bukan karena kesepakatan kontrak, melainkan masalah gaji dan internal Persija. 

Saat itu, tim Ibukota tersebut sedang mengalami masa sulit. Pilihannya pun jatuh kepada Pelita Bandung Raya (PBR). Saat itu, Bepe pun dianggap pengkhianat oleh Jakmania karena pindah ke tim yang satu kota dengan rival mereka, yaitu Bandung.

READ  Profil Alisson Becker Salah Satu Kiper Tebaik Dunia Saat ini

Namun tidak berlangsung lama, pada tahun 2015, Bepe kembali menginjakkan kaki di kota Jakarta. Bepe pun mengakhiri karir di tim yang bermarkas di Stadion GBK tersebut pada 17 Desember 2019. Setelah kembali memberikan gelar juara Liga 1 di tahun 2018 profil Bambang Pamungkas kemudian dijuluki sebagai The Last Man Standing.

Bepe dan Timnas

Bepe menjadi pemain timnas sejak di usia 18 tahun, saat itu ia menjadi tim di skuat Piala Asia U 19. Di timnas senior, Bambang Pamungkas melakukan debut pada tanggal 2 Juni 1999 saat ujicoba melawan Lithuania. Saat itu, pria yang mempunyai hobi memasak ini mencetak sebuah gol walaupun hasil akhir seri 2-2. Sejak saat itu, Bepe hampir pasti menjadi langganan timnas, hingga ia pensiun tahun 2012.

Pada perhelatan Piala Tiger 2002, lelaki yang selalu mendengarkan musik RnB sebelum pertandingan ini mendapat gelar top scorer. Saat itu ia mencetak 8 gol dari 6 pertandingan sekaligus menempatkan Indonesia di posisi kedua perhelatan akbar Asean tersebut. Saat ini, Bepe masih tercatat sebagai pemain dengan caps terbanyak yaitu 77 penampilan dan 36 gol versi FIFA di kategori A.

READ  Profil Riko Simanjuntak Penyerang Cerdik Milik Persija Dan Timnas

Menjadi Manajer Persija Jakarta

Bambang Pamungkas pensiun menjadi pemain pada tahun 2019,tepat satu tahun setelah Persija juara yang ke 11 kalinya. Pada pertandingan terakhir melawan Persebaya tersebut, Bepe pun mengungkapkan kata-kata terakhirnya sebagai pemain sepakbola. Pertandingan terakhirnya tersebut mengundang haru dari puluhan ribu Jakmania yang hadir saat itu termasuk Gubernur DKI, Anies Baswedan.

Beberapa bulan kemudian, Persija mengumumkan Manajer baru mereka. Dan Bepe didaulat menduduki posisi tersebut. Hal ini disambut baik oleh ratusan pendukung Persija Jakarta, Jakmania. Karena selain berkarir di Persija selama total 16 tahun, Bepe juga mencetak sebanyak 200 gol untuk Persija, maka tak heran jika profil Bambang Pamungkas identik dengan tim berlambang monas tersebut.

About the Author: Harry Patrice

You May Also Like